Djamoe Oesodo
Produsen jamu herbal tradisional di Malang yang menghadirkan minuman kesehatan alami seperti jamu kunyit asam dan beras kencur. Nama “Djamoee” berasal dari bahasa Jawa Kuno “Jampi” (mantra/doa), sedangkan “Oesodo” berarti kesehatan.
Dengan bahan alami berkualitas, Oesodo berkomitmen melestarikan budaya jamu Indonesia sekaligus menyesuaikannya dengan gaya hidup modern. Setiap produk dikemas praktis, higienis, dan siap diantar langsung ke rumah Anda.
VISI & MISI
Visi
Menjadi pelopor jamu tradisional berkualitas tinggi yang menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia melalui inovasi dan penyajian modern.
Misi
- Menyediakan jamu tradisional yang autentik, sehat, dan bermanfaat bagi kesehatan konsumen.
- Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui jamu tradisional.
- Mengembangkan varian jamu dengan inovasi rasa dan kemasan modern tanpa mengurangi nilai tradisionalnya.
- Menjangkau pasar usia produktif hingga orang tua, khususnya kelas menengah ke atas, dengan layanan yang konsisten dan berkualitas.
- Menjalin komunikasi yang efektif dengan konsumen melalui media sosial dan pemasaran dari mulut ke mulut.
Sejarah
Usaha jamu ini lahir dari kecintaan keluarga terhadap warisan tradisi Indonesia. Dimulai pada tahun 2015, ibu Wahyu Listiyowati sebagai pendiri sekaligus peracik jamu tradisional seperti beras kencur, kunci sirih, dan jamu paitan. Awalnya usaha ini berjalan kecil-kecilan untuk keluarga dan teman dekat, namun keunikan rasa dan khasiatnya membuat minat masyarakat semakin besar.
dari yang berjualan menggunakan jamu gendong seiring berjalanannya waktu sekarang diteruskan oleh anak-anaknya untuk berjualan menggunakan bajai keliling, usaha ini berkembang dengan branding modern, kemasan menarik, dan inovasi rasa yang tetap menjaga keaslian resep tradisional. Kini, jamu kami dikenal sebagai pilihan gaya hidup sehat bagi masyarakat usia produktif hingga orang tua, dengan setiap varian dibuat dari bahan pilihan dan racikan rempah yang tepat, sehingga setiap tegukan tidak hanya menyegarkan tetapi juga memberikan manfaat kesehatan nyata.
Di tengah hiruk pikuk Kota Malang, Djamoe Oesodo menghadirkan ide kreatif jamu Moko On The Road bagi para pencinta jamu tradisional. Konsep unik ini menghadirkan penjual jamu keliling menggunakan bajaj modifikasi yang menjadi ikon perjalanan Oesodo selama bertahun-tahun.
Dengan penuh kesabaran, Moko On The Road menyusuri jalanan kota, menawarkan jamu kunyit asam segar, beras kencur hangat, dan berbagai ramuan herbal pahit yang menyehatkan. Kehadiran jamu Moko On The Road memudahkan masyarakat untuk menikmati jamu berkualitas tinggi, praktis, dan tetap mempertahankan cita rasa serta manfaat kesehatan tradisional.
